Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Terkini. Tampilkan semua postingan

ini dia alasan mengapa perancis berpeluang besar menjuarai piala dunia tahun ini

ini dia alasan mengapa perancis berpeluang besar menjuarai piala dunia tahun 2018

PRANCIS JUARA dunia? Mungkin memang terlalu dini, mungkin juga akan terlalu subyektif. Tapi,memang begitulah prediksi kami setelah melihat aksi dari Kylian Mbappe dan kawan-kawan menggasak Argentina dengan skor akhir 4 - 3 di laga perdana babak 16 besar, di Kazan Arena, Rusia.

Jelang ketika laga sedang dimulai, kami berdiskusi dengan mantan Ketua Umum PSSI, bernama La Nyalla Mattalitti tentang siapa saja negara yang akan keluar sebagai pemenang.

"Wah, kita sama-sama pegang Prancis mas," tulis LNM, sapaan akrab La Nyalla, di wall WA kami.
Baik LNM maupun saya sama-sama melihat kelemahan Argentina. Tim Tango itu terlalu mengandalkan mega bintangnya sehingga melupakan permainan team. 

Lionel Messi, Angel di Maria, Javier Mascherano, dalam tiga laga di grup ini, tidaklah pernah solid. Sampaoli sebagai sutradara tak mampu menurunkan seorang diregen di lapangan .

Messi yang bergelar sebagai mega bintang dan menjadi harapan bukan hanya bagi fans Argentina tapi juga bagi fans Barcelona di seluruh dunia, juga saat itu tak mampu berperan dengan baik untuk 
membakar semangat tim.

Sementara Prancis justru memperlihatkan pola kebersamaan dan kerjasama. Tidak adanya tokoh sentral yang membuat tim Prancis menjadi lebih cair.

Paul Pogba yang sudah 32 kali membela Manchester United, justru mampu memperlihatkan peranya sebagai dinamo tim.

Tak heran jika berulang kali tim ayam jago ini mampu memperlihatkan keelokanya. hal ini dapat dibuktikan bahwa mereka tidak hanya mampu membobol gawang Argentina empat kali, namun mereka juga mampu memeragakan sepakbola indah.

Permainan bola-bola pendeknya membuat Messi dan kawan-kawan seperti para pemula yang sedang diajari bermain bola.

INILAH KEKAYAAN DARI CEO FACEBOOK MARK ZUCKERBERG

INILAH HARTA DARI CEO FACEBOOK MARK ZUCKERBERG

mark zuckerberg

tahukah anda bahwa Kekayaan Mark Zuckerberg sekarang telah dilaporkan telah meningkat sebanyak USD 1,7 miliar (Rp23,9 triliun) setelah saham Facebook meningkat sebesar 2,3 persen pada jenis perdagangan. hal Ini dikarenakan berkat adanya Instagram yang telah menggulirkan fitur baru bertajuk Instagram Television atau IGTV.

Hal ini juga telah menjadikan Founder dan CEO Facebook yang bernama mark zuckerberg ini menjadi pemenang terbesar di antara miliarder dunia lainnya. Sejak IPO pada bulan Mei 2012 lalu, saham Facebook selalu meningkat sebesar lebih dari 428 persen,dan menjadikan mark Zuckerberg sebagai orang terkaya kelima di Amerika Serikat dengan kekayaan yang diperkirakan mencapai USD77 miliar (Rp1.084 triliun).
Tidak hanya mark Zuckerberg saja,seorang Founder dan CEO bernama Kevin Systrom juga telah menjadi bilioner dengan kekayaan yang diperkirakan mencapai USD 1,67 miliar (Rp23,5 triliun).

mark Zuckerberg telah mengambil alih/membeli Instagram pada tahun 2012 dengan nilai sebesar USD1 miliar (Rp14,08 triliun), yang pada saat itu, Instagram masih memiliki 30 juta pengguna.

dan hingga kini aplikasi instagram telah memiliki satu miliar pengguna aktif bulanan, termasuk dari sejumlah selebriti media sosial dan influencer. Sementara itu, Wall Street juga memberikan reaksi positif terkait dengan peluncuran IGTV, yang mendorong saham Facebook hingga mencapai USD 202 (Rp2,8 juta).

Reaksi positif tersebut juga didorong oleh sebuah peluang bahwa IGTV akan menjadi medium baru Facebook untuk memperoleh lebih banyak periklanan mobile, yang menjadi sumber pendapatan utama Facebook.

meskipun Belum dapat menjual iklan di IGTV, Instagram juga sudah dapat diperkirakan akan menjadi sumber pendapatan baru bagi Facebook, dan juga memiliki peluang untuk menjual iklan dengan harga lebih premium serupa TV.

Bisnis Facebook hingga saat ini terus mengalami perkembangan meski sempat menghadapi serangkaian kontroversi terkait dengan pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2016 lalu.

Facebook juga telah mengonfirmasi bahwa data dari penggunanya telah digunakan secara tidak tepat oleh oknum perusahaan dari penelitian Cambridge Analytica untuk mendukung pemilihan presiden Amerika Serikat dua tahun lalu.

Facebook juga melakukan perubahan kebijakan dan produk sejak bukti penyalahgunaan data pada jejaring sosial terkait pemilihan presiden tersebut diunggah oleh akun yang didukung oleh Rusia.

Namun, Facebook mengklaim telah memiliki sebanyak dua miliar pengguna di seluruh dunia, dan memiliki penjualan iklan pada kuartal sebelumnya meningkat sebesar 50 persen, setiap tahun per tahun.